
SOFIFI – Universitas Bumi Hijrah (Unibrah) Tidore kembali mencatat capaian akademik penting dengan mewisuda 81 lulusan pada Wisuda Akademik ke-7 Tahun 2025. Prosesi yang berlangsung khidmat ini menjadi bukti komitmen Unibrah untuk terus mencetak generasi unggul dan berdaya saing di Maluku Utara.
Rektor Unibrah, Sarbaini A. Karim, SKM., M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas keberhasilan para wisudawan menyelesaikan studi mereka.
“Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya selaku Rektor dan atas nama sivitas akademika Universitas Bumi Hijrah Tidore menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Pada Wisuda Akademik ke-7 ini, sebanyak 81 wisudawan dan wisudawati akan resmi diwisuda,” ujar Sarbaini.
Sebanyak 81 lulusan tersebut berasal dari enam fakultas dan dua belas program studi, masing-masing:
-
Fakultas Ilmu Ekonomi (Prodi Akuntansi): 19 wisudawan
-
Fakultas Ilmu Pemerintahan (Prodi Ilmu Pemerintahan): 14 wisudawan
-
Fakultas Ilmu Komunikasi (Prodi Ilmu Komunikasi): 17 wisudawan
-
Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat (Prodi Kesehatan Masyarakat): 10 wisudawan
-
Fakultas Ilmu Pendidikan (Prodi Bahasa Inggris, Pendidikan Olahraga, Fisika, dan Matematika): 9 wisudawan
-
Fakultas Teknik (Prodi Teknik Sipil dan Arsitektur): 11 wisudawan
Dengan tambahan lulusan kali ini, total alumni Unibrah mencapai 541 orang, yang kini berkiprah di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, BUMN, swasta, hingga wirausaha.
Dalam arahannya, Rektor Sarbaini menegaskan komitmen universitas untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Rencana Strategis (Renstra) kampus.
“Isu strategis IKU kami fokuskan pada empat aspek utama, yakni peningkatan kualitas mahasiswa dan alumni, dosen, kurikulum dan pembelajaran, serta tata kelola universitas. Sedangkan Renstra menitikberatkan pada sepuluh bidang akademik dan non-akademik,” jelasnya.
Hingga November 2025, Unibrah telah memiliki 6 fakultas dan 12 program studi. Pada tahun 2024, kampus ini membuka Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), dan dalam waktu dekat akan menghadirkan Program Studi Sarjana Teknik Informatika berbasis Artificial Intelligence (AI).

Seluruh program studi Unibrah telah terakreditasi oleh BAN-PT dan lembaga-lembaga akreditasi mandiri seperti LAMEMBA, LAMPTKes, LAMSPAK, LAMNDIK, dan LAMPTEK. Saat ini, akreditasi institusi Unibrah berstatus “Baik”, dengan empat program studi berakreditasi “Baik Sekali” dan delapan lainnya “Baik”.
“Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa Universitas Bumi Hijrah Tidore terus berkomitmen menjamin mutu dan daya saing lulusan,” tambah Sarbaini.
Selain itu, Unibrah juga telah menjalankan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang diikuti oleh 40 mahasiswa dari kalangan pegawai Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara pada tahun akademik 2025/2026.
Lebih lanjut, Sarbaini menuturkan bahwa pihaknya akan terus berupaya mengembangkan kampus, baik melalui pembukaan program studi baru maupun langkah menuju penegerian Unibrah.
“Program studi yang menjadi kebutuhan saat ini akan kami upayakan hadir di Unibrah. Selain itu, status kampus negeri juga terus kami perjuangkan agar wacana ini bisa terwujud,” ujarnya.
Dalam penutup sambutannya, Rektor Sarbaini berpesan kepada para wisudawan untuk menjaga nama baik almamater dan terus berkontribusi bagi masyarakat.
“Jadilah insan pembelajar sepanjang hayat yang mampu beradaptasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Unibrah akan terus menjadi rumah bagi inovasi dan pengabdian,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala LLDikti Wilayah XII, Dr. Jantje Eduard Lekatompessy, SE, M.Si, Ak, CA, Staf Ahli Gubernur Maluku Utara Dra. Hairiah, M.Si, Staf Ahli Bupati Halmahera Tengah La Samida Kurupumda, Asisten Wali Kota Tidore Abdul Hakim, pengurus Yayasan Harisul Khairaat, para orang tua wisudawan, serta seluruh civitas akademika Unibrah Tidore.
